Menu

Arsène Wenger dan Arsenal: Fondasi Era Juara yang Akhirnya Terwujud

labelPremier League calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
Arsène Wenger dan Arsenal Fondasi Era Juara yang Akhirnya Terwujud.webp

Nama Arsène Wenger kembali menggema di seluruh dunia sepak bola setelah Arsenal resmi menjuarai Premier League 2025/2026. Di tengah euforia besar fans The Gunners, Wenger menjadi salah satu figur paling dibicarakan karena dianggap sebagai sosok yang meletakkan fondasi utama bagi kebangkitan Arsenal modern.


Bagi jutaan fans Arsenal, gelar Premier League musim ini bukan hanya kemenangan untuk era Mikel Arteta. Ini juga menjadi momen emosional bagi Wenger, pria yang selama lebih dari dua dekade membentuk identitas klub London Utara tersebut.

Setelah Arsenal memastikan gelar juara usai Manchester City gagal menang melawan Bournemouth, Wenger langsung mengirim pesan emosional yang viral di media sosial.

“Champions go on when others stop.”

Kalimat sederhana itu langsung menyentuh hati fans Arsenal di seluruh dunia dan menjadi simbol perjalanan panjang klub sejak era “Invincibles” hingga lahirnya generasi baru bersama Arteta.




Wenger dan Arsenal: Kisah yang Tidak Pernah Benar-Benar Berakhir

Meski sudah meninggalkan Arsenal sejak 2018, nama Wenger tidak pernah benar-benar hilang dari Emirates Stadium.

Pelatih asal Prancis itu datang ke Arsenal pada 1996 dan mengubah klub secara total. Ia memperkenalkan revolusi dalam metode latihan, nutrisi pemain, pengembangan talenta muda, hingga gaya bermain menyerang yang kemudian menjadi identitas Arsenal selama bertahun-tahun.

Di bawah kepemimpinannya, Arsenal memenangkan tiga gelar Premier League dan tujuh FA Cup. Namun pencapaian paling legendaris tentu datang pada musim 2003/2004 saat Arsenal menjadi “The Invincibles”, satu-satunya tim dalam sejarah Premier League yang mampu menjadi juara tanpa terkalahkan sepanjang musim.

Karena itu, ketika Arsenal akhirnya kembali juara liga pada 2026 setelah penantian 22 tahun, banyak fans merasa momen tersebut juga milik Wenger.




Dari Dicintai hingga Pernah Dikritik Fans Sendiri

Perjalanan Wenger bersama Arsenal sebenarnya tidak selalu indah.

Pada tahun-tahun terakhir masa kepemimpinannya, Wenger mulai mendapat tekanan besar dari supporter Arsenal. Banyak fans menilai Arsenal stagnan dan gagal bersaing dengan Manchester City maupun Chelsea.

Bahkan Wenger pernah mengaku dirinya diperlakukan “seperti pembunuh” oleh sebagian fans Arsenal saat tekanan sedang memuncak.

Namun waktu perlahan mengubah segalanya.

Kini banyak fans Arsenal menyadari bahwa Wenger sebenarnya mempertahankan Arsenal tetap kompetitif di tengah masa sulit pembangunan Emirates Stadium dan keterbatasan finansial klub. Ia juga menjadi sosok yang menjaga identitas Arsenal tetap hidup selama bertahun-tahun.

Dan ketika Arsenal akhirnya kembali ke puncak sepak bola Inggris bersama Arteta, penghormatan kepada Wenger terasa semakin besar.




Mikel Arteta Dinilai Meneruskan Warisan Wenger

Menariknya, banyak media Inggris menyebut keberhasilan Mikel Arteta musim ini sebagai “kelanjutan filosofi Wenger dengan versi modern.”

Guardian menyebut Arsenal akhirnya berhasil keluar dari trauma kegagalan beberapa musim terakhir berkat kombinasi filosofi menyerang Wenger dan pendekatan disiplin ala Arteta.

Arteta sendiri memang tidak pernah menyembunyikan rasa hormatnya kepada Wenger.

Sebagai mantan kapten Arsenal di era Wenger, Arteta beberapa kali mengaku banyak belajar tentang budaya klub langsung dari sang legenda Prancis. Bahkan beberapa pemain muda Arsenal saat ini disebut masih sering mendengar cerita tentang standar dan filosofi Wenger di klub.

Banyak fans kini percaya bahwa Arsenal modern adalah perpaduan sempurna antara pondasi Wenger dan evolusi taktik Arteta.




Wenger Sudah Percaya Arsenal Akan Juara

Hal menarik lainnya yang kini viral adalah bagaimana Wenger ternyata sudah percaya Arsenal bisa menjadi juara sejak beberapa bulan lalu.

Dalam wawancara pada April 2026, Wenger mengatakan:

“I believe Arsenal will win the league.”

Pernyataan tersebut kembali ramai dibagikan setelah Arsenal benar-benar memastikan gelar Premier League musim ini.

Kepercayaan Wenger terhadap Arsenal dianggap sebagai bukti bahwa dirinya masih memiliki hubungan emosional yang sangat kuat dengan klub.




Foto dan Reaksi Wenger Viral di Media Sosial

Usai Arsenal juara, berbagai foto dan video Wenger langsung viral di media sosial.

Fans ramai membagikan gambar Wenger tersenyum dan terlihat emosional melihat Arsenal kembali menjadi penguasa Inggris. Banyak caption viral bermunculan seperti:

“This title is for Arsène too.”

Momen tersebut membuat nama Wenger trending di X/Twitter di berbagai negara, termasuk Inggris, Indonesia, India, dan Nigeria.




Wenger Kini Dianggap Lebih dari Sekadar Mantan Pelatih

Bagi fans Arsenal generasi baru, Wenger kini bukan hanya legenda klub.

Ia dianggap sebagai simbol identitas Arsenal itu sendiri.

Cara bermain menyerang, keberanian memainkan pemain muda, kepercayaan terhadap proses jangka panjang, hingga budaya sepak bola elegan Arsenal semuanya lahir dari era Wenger.

Dan kini, ketika Arsenal akhirnya kembali mengangkat trofi Premier League, nama Wenger kembali ditempatkan di posisi yang menurut banyak fans memang pantas untuknya:

Sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola modern.