Pelatih Valencia CF dan Tiga Anaknya Tewas di Labuan Bajo
Senin, 29 Desember 2025
Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur — Dunia sepak bola internasional tengah berduka setelah Fernando Martín, pelatih tim Valencia CF Femenino B, dinyatakan meninggal dunia bersama tiga orang anaknya akibat kecelakaan kapal di perairan Labuan Bajo, Indonesia.
Fernando Martín, yang berusia 44 tahun dan dikenal sebagai pelatih tim cadangan wanita klub LaLiga, sedang menikmati liburan bersama keluarga ketika tragedi terjadi.
Insiden berlangsung pada Jumat malam, 26 Desember 2025, ketika kapal wisata yang membawa rombongan 11 orang — termasuk keluarga Martín, empat kru kapal, dan satu pemandu wisata — tenggelam di Selat Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo yang terkenal indah dan populer di kalangan turis. Menurut laporan pihak berwenang, kapal tersebut mengalami mesin mati saat menghadapi cuaca buruk dan gelombang tinggi, sehingga terbalik dan kemudian tenggelam.
Tim Basarnas (Badan SAR Nasional) bersama aparat lokal bekerja siang malam mencari korban setelah laporan diterima. Dari total 11 orang di kapal:
- Istri Martín dan satu putrinya berhasil diselamatkan
- Empat awak kapal dan pemandu wisata selamat
- Fernando Martín bersama tiga anaknya dinyatakan tewas, Anak-anak yang meninggal berusia sekitar 12, 10, dan 9 tahun.
Valencia CF mengonfirmasi kabar duka ini melalui pernyataan resmi klub, menyebut pihak klub sangat berduka atas kehilangan tersebut dan menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga Martín. Tidak hanya itu, Real Madrid CF, klub raksasa LaLiga lain, juga turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Martín melalui pernyataan resmi mereka — suatu bentuk solidaritas dalam komunitas sepak bola.
Berita ini menjadi viral di media internasional dan mengundang banyak reaksi dari penggemar sepak bola di seluruh dunia, baik dari penggemar Valencia, komunitas sepak bola wanita, hingga masyarakat umum yang terharu oleh tragedi keluarga ini.