Menu

BRI Super League 2025/2026 Memanas: Persib Dikejar Borneo FC, Zona Degradasi Makin Brutal

labelLiga 1 calendar_month Sabtu, 25 April 2026
BRI-Super-League-Memanas.webp

BRI Super League 2025/2026 memasuki fase paling krusial musim ini. Dengan hanya beberapa pertandingan tersisa, persaingan di papan atas maupun zona degradasi semakin panas dan sulit diprediksi.

Persib Bandung masih berada di puncak klasemen sementara dengan 66 poin dari 29 pertandingan. Namun, posisi Maung Bandung belum sepenuhnya aman karena Borneo FC Samarinda terus menempel ketat dengan 63 poin dan masih memiliki peluang besar menyalip jika Persib terpeleset. Persija Jakarta juga belum sepenuhnya keluar dari persaingan gelar dengan 59 poin, meski peluang mereka lebih tipis.

Tekanan terbesar kini ada pada Persib. Setiap hasil imbang atau kekalahan bisa menjadi momentum emas bagi Borneo FC yang sedang tampil konsisten. Bahkan menjelang pekan ke-29, pelatih Borneo FC Fabio Lefundes menegaskan timnya tidak boleh kehilangan fokus dalam enam laga tersisa demi menjaga peluang juara tetap hidup.

Laga Persib melawan Arema FC menjadi salah satu pertandingan paling menentukan. Jika Persib gagal meraih poin penuh, Borneo FC berpeluang memangkas bahkan menyamai jarak poin di papan atas. Situasi ini membuat setiap pekan terasa seperti final kecil bagi kedua tim


Namun bukan hanya perebutan gelar yang menarik perhatian. Drama sesungguhnya juga terjadi di papan bawah. Persis Solo, Madura United, Semen Padang, dan PSBS Biak kini masih berada dalam ancaman serius degradasi.

Persis Solo saat ini berada di posisi 15 dengan 27 poin, hanya sedikit di atas Madura United yang mengoleksi 26 poin. Semen Padang berada di posisi 17 dengan 20 poin, sementara PSBS Biak masih menjadi juru kunci dengan 18 poin. Selisih poin yang tipis membuat satu kemenangan bisa mengubah segalanya, sementara satu kekalahan dapat menjadi bencana besar.

Menariknya, laporan terbaru menyebut baru lima tim yang secara matematis benar-benar aman dari ancaman degradasi, yakni Persib, Borneo FC, Persija Jakarta, Malut United, dan Bhayangkara FC. Artinya, sebagian besar klub masih harus berjuang hingga pekan-pekan terakhir musim ini.

Madura United mulai menunjukkan tanda kebangkitan setelah hasil penting di laga terakhir, sementara Persis Solo juga berhasil menjaga asa bertahan. Namun bagi Semen Padang dan PSBS Biak, tekanan semakin besar karena margin kesalahan sudah hampir tidak ada lagi.


Pekan ke-29 diprediksi menjadi salah satu pekan paling menentukan musim ini. Duel seperti Persib vs Arema, Borneo FC vs Semen Padang, serta PSIM vs Persija berpotensi mengubah peta klasemen secara drastis, baik di jalur juara maupun zona merah.

Jika Persib mampu menjaga konsistensi, gelar juara semakin dekat ke Bandung. Namun jika Borneo FC terus menekan tanpa kehilangan poin, drama perebutan gelar bisa berlangsung hingga pekan terakhir.

Satu hal yang pasti, BRI Super League 2025/2026 belum selesai. Perebutan trofi dan pertarungan bertahan hidup kini sama-sama menegangkan, dan justru inilah yang membuat kompetisi musim ini menjadi salah satu yang paling menarik dalam beberapa tahun terakhir.


Download Aplikasi Android kami!

Sudah lebih dari 1 juta penggemar bola memakai aplikasi ini!

shop
Get it on Google Play
mobile app