Pertandingan panas BRI Super League 2025/2026 akan tersaji pada Selasa, 28 April 2026 pukul 15.30 WIB, saat Arema FC menghadapi Persebaya Surabaya dalam laga bertajuk Derbi Jawa Timur. Pertandingan ini digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, dan dijadwalkan tayang melalui Indosiar serta live streaming di Vidio.
Laga ini selalu punya tensi tinggi, bukan hanya karena rivalitas klasik dua klub besar Jawa Timur, tetapi juga karena posisi klasemen yang membuat pertandingan semakin penting. Arema FC saat ini berada di posisi ke-10 dengan 39 poin, sementara Persebaya Surabaya ada di peringkat ke-6 dengan 45 poin. Persebaya masih menjaga peluang menembus papan atas, sedangkan Arema ingin memperbaiki posisi sekaligus menjaga momentum positif mereka.
Persebaya datang dengan modal psikologis yang cukup baik setelah berhasil menghentikan tren negatif mereka pada pekan sebelumnya. Sementara Arema juga menunjukkan performa solid usai mampu menahan Persib Bandung dan sebelumnya tampil cukup stabil dalam beberapa laga terakhir. Kondisi ini membuat Derbi Jatim kali ini diprediksi berlangsung sangat terbuka dan sulit ditebak.
| Statistik | Arema FC | Persebaya |
|---|---|---|
| Posisi Klasemen | 10 | 6 |
| Poin | 39 | 45 |
| H2H Terakhir | 1-1 | 1-1 |
| 5 Pertemuan Terakhir | 1 menang | 2 menang |
| Hasil Pertemuan Musim Ini | Imbang 1-1 | Imbang 1-1 |
Berdasarkan data head to head terbaru, duel kedua tim cenderung sangat ketat. Pertemuan pertama musim ini pada 22 November 2025 berakhir imbang 1-1 di Gelora Bung Tomo. Bahkan pada pertemuan April 2025 juga berakhir seri 1-1. Ini menunjukkan bahwa Derbi Jatim sering berjalan alot dan sulit menghasilkan pemenang telak.
Lucas Frigeri; Rio Fahmi, Hansamu Yama, Gustavo Franca, Achmad Figo; Arkhan Fikri, Jayus Hariono; Charles Lokolingoy, Gian Zola, Dalberto; Gustavo Almeida
Ernando Ari; Koko Ari, Dusan Stevanovic, Kadek Raditya, Reva Adi; Mohammed Rashid, Song Ui-young, Bruno Moreira; Francisco Rivera, Paulo Victor, Malik Risaldi
(prediksi berdasarkan komposisi reguler dan kondisi skuad terbaru)
Secara permainan, Persebaya sedikit lebih unggul dalam penguasaan bola dan organisasi serangan. Bajul Ijo juga terlihat lebih stabil dalam transisi menyerang, terutama lewat pergerakan Bruno Moreira dan Francisco Rivera yang sering menjadi pembeda.
Namun Arema punya kekuatan besar dari faktor emosional Derbi Jatim. Bermain di laga seperti ini sering membuat performa Singo Edan naik drastis. Dukungan besar Aremania, meski bermain di Bali, tetap bisa menjadi energi tambahan bagi tim.
Selain itu, Arema dikenal lebih berbahaya saat bermain reaktif dan mengandalkan serangan balik cepat. Jika Persebaya terlalu agresif sejak awal, justru celah itu bisa dimanfaatkan Arema.
Melihat performa terkini, kualitas skuad, dan sejarah pertemuan yang cenderung seimbang, hasil imbang tampak menjadi skenario paling realistis. Namun Persebaya sedikit lebih unggul dari sisi konsistensi.
Alternatif hasil yang juga cukup realistis adalah kemenangan tipis Persebaya 2-1 jika mereka mampu mencetak gol lebih dulu.
Satu hal yang pasti, Derbi Jatim kali ini dipastikan kembali panas, emosional, dan menjadi salah satu pertandingan paling banyak ditonton pekan ini.
Sudah lebih dari 1 juta penggemar bola memakai aplikasi ini!
shop