Inter Milan kembali menunjukkan dominasinya di sepak bola Italia. Nerazzurri sukses menjuarai Coppa Italia 2025/2026 setelah mengalahkan Lazio dengan skor meyakinkan 2-0 pada partai final di Stadion Olimpico, Roma, Kamis (14/5/2026) dini hari WIB.
Kemenangan ini sekaligus memastikan Inter Milan meraih double winner musim ini setelah sebelumnya sukses mengunci gelar Serie A 2025/2026. Pasukan Cristian Chivu tampil disiplin, efektif, dan jauh lebih matang dibanding Lazio sepanjang laga final berlangsung.
Inter Milan langsung tampil agresif sejak menit awal pertandingan. Tekanan demi tekanan membuat lini pertahanan Lazio kesulitan mengembangkan permainan.
Gol pembuka Nerazzurri lahir pada menit ke-14. Berawal dari situasi sepak pojok Federico Dimarco, bola justru mengenai Adam Marusic dan masuk ke gawang sendiri. Gol bunuh diri tersebut membuat Inter unggul 1-0 lebih dulu.
Setelah unggul, Inter semakin percaya diri mengontrol tempo permainan. Lazio sempat mencoba keluar menyerang lewat Tijjani Noslin dan Mattia Zaccagni, namun lini belakang Inter tampil sangat solid.
Gol kedua akhirnya datang pada menit ke-35. Kesalahan lini belakang Lazio berhasil dimanfaatkan Denzel Dumfries yang merebut bola sebelum memberikan assist matang kepada Lautaro Martinez. Sang kapten Inter dengan tenang menyontek bola menjadi gol dan membawa Inter unggul 2-0.
Di babak kedua, Lazio bermain lebih menyerang demi mengejar ketertinggalan. Namun berbagai peluang yang didapat masih gagal menembus pertahanan Inter maupun kiper Josep Martinez.
Inter justru beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Inter Milan.
Berdasarkan statistik pertandingan, duel berlangsung cukup seimbang dalam penguasaan bola, namun Inter tampil jauh lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.
| Statistik | Lazio | Inter Milan |
|---|---|---|
| Tembakan | 8 | 9 |
| Tembakan Tepat Sasaran | 2 | 2 |
| Penguasaan Bola | 41% | 59% |
| Operan | 310 | 581 |
| Akurasi Operan | 90% | 90% |
| Pelanggaran | 9 | 11 |
| Kartu Kuning | 3 | 4 |
| Kartu Merah | 0 | 0 |
| Offside | 1 | 1 |
| Tendangan Sudut | 1 | 3 |
Inter Milan juga unggul dalam distribusi bola dan penguasaan permainan. Dengan 581 operan dan penguasaan bola mencapai 59 persen, Nerazzurri benar-benar mengendalikan ritme pertandingan sejak awal laga.
Lautaro Martinez kembali menjadi sosok penting bagi Inter Milan musim ini. Setelah membawa Inter tampil konsisten di Serie A, striker asal Argentina itu kembali mencatatkan namanya di partai final Coppa Italia.
Gol Lautaro ke gawang Lazio menjadi penegas kualitasnya sebagai pemimpin lini depan Inter. Penampilannya sepanjang laga juga sangat aktif dalam menekan pertahanan lawan dan membuka ruang bagi rekan setim.
Keberhasilan ini membuat Inter Milan resmi mengoleksi 10 trofi Coppa Italia sepanjang sejarah klub. Gelar ini juga menjadi trofi Coppa Italia pertama Inter sejak musim 2022/2023.
Musim 2025/2026 menjadi salah satu musim terbaik Inter dalam beberapa tahun terakhir. Selain sukses menjadi juara Serie A, mereka juga mampu menunjukkan dominasi di kompetisi domestik dengan mengangkat trofi Coppa Italia.
Bagi Lazio, kekalahan ini menjadi pukulan telak setelah sebelumnya juga kalah dari Inter di Serie A beberapa hari lalu.
Sudah lebih dari 1 juta penggemar bola memakai aplikasi ini!
shop