Menu

John Herdman Minta Timnas Indonesia Tak Remehkan Timor Leste

labelAFF Cup calendar_month Jumat, 31 Juli 2026
John Herdman Minta Timnas Indonesia Tak Remehkan Timor Leste.webp

CHONBURI – Timnas Indonesia memang lebih diunggulkan saat menghadapi Timor Leste pada laga kedua Grup A ASEAN Hyundai Cup 2026, Jumat (31/7/2026). Namun, pelatih John Herdman justru mengeluarkan peringatan penting kepada seluruh pemainnya: jangan pernah meremehkan lawan.

Pesan tersebut disampaikan Herdman dalam konferensi pers jelang pertandingan di Stadion Chonburi, Thailand. Menurutnya, hasil buruk yang dialami Timor Leste pada dua pertandingan sebelumnya bukanlah gambaran utuh kekuatan mereka. Justru sebaliknya, sang pelatih melihat adanya perkembangan signifikan dari permainan tim berjuluk The Rising Sun itu sepanjang turnamen.



Indonesia datang ke laga ini dengan modal yang sangat positif setelah menghancurkan Kamboja 5-1 pada pertandingan pembuka. Kemenangan tersebut membuat kepercayaan diri skuad Garuda meningkat sekaligus membuka peluang besar untuk mengamankan tiket semifinal.

Meski demikian, Herdman tidak ingin anak asuhnya terlena oleh hasil tersebut.

"Timor Leste berkembang sepanjang turnamen. Pada pertandingan terakhir mereka tampil jauh lebih baik dan mulai memahami tempo serta ritme kompetisi. Kami tidak boleh meremehkan mereka," ujar Herdman dalam sesi konferensi pers.

Herdman: Fokus Bukan Menang Besar, Tapi Raih Tiga Poin

Salah satu pesan paling menarik dari Herdman adalah soal target pertandingan.

Banyak pihak memprediksi Indonesia akan kembali menang dengan skor besar mengingat perbedaan kualitas kedua tim cukup jauh. Namun, pelatih asal Kanada tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meminta pemain mengejar pesta gol.

Menurut Herdman, tujuan utama Garuda adalah mengamankan tiga poin dan terus meningkatkan kualitas permainan dari satu laga ke laga berikutnya.

"Ini bukan soal mencetak banyak gol. Yang terpenting adalah menang. Saya ingin tim ini menunjukkan perkembangan dibanding pertandingan sebelumnya," tegas Herdman.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Herdman lebih mengutamakan konsistensi permainan dibanding sekadar kemenangan besar.



Timor Leste Dinilai Terus Berkembang

Meski baru mengoleksi nol poin setelah kalah 0-7 dari Vietnam dan 0-2 dari Singapura, Herdman justru melihat sisi positif dari calon lawannya.

Ia menilai performa Timor Leste saat menghadapi Singapura jauh lebih baik dibanding laga pembuka. Para pemain mulai memahami sistem permainan, ritme pertandingan, dan kerja sama antarlini.

Menurut Herdman, perkembangan seperti ini sangat umum terjadi dalam sebuah turnamen karena setiap tim akan semakin padu setelah memainkan beberapa pertandingan.

Karena itulah ia meminta seluruh pemain Indonesia tetap menjaga fokus selama 90 menit.



Semua Pemain Indonesia Siap Bermain

Kabar baik datang dari kubu Garuda.

Herdman memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi yang fit sehingga dirinya memiliki banyak pilihan untuk menentukan sebelas pemain terbaik.

Meski banyak spekulasi mengenai kemungkinan rotasi setelah kemenangan atas Kamboja, Herdman memilih merahasiakan komposisi tim yang akan diturunkan.

"Saya harus membuat kalian menebak-nebak. Biarkan para penggemar memprediksi sendiri susunan pemainnya," kata Herdman sambil tersenyum.

Pernyataan tersebut semakin memanaskan antusiasme suporter menjelang pertandingan.



Indonesia Tetap Lebih Diunggulkan

Di atas kertas, Indonesia tetap memiliki kualitas yang lebih baik dibanding Timor Leste.

Lini depan Garuda sedang dalam performa impresif setelah Mitchell Baker mencetak hattrick pada laga perdana. Selain itu, Indonesia juga diperkuat pemain-pemain berpengalaman seperti Sandy Walsh, Thom Haye, Marc Klok, Justin Hubner, hingga Jens Raven.

Namun dalam sepak bola, status unggulan tidak selalu menjamin kemenangan.

Justru pertandingan melawan tim yang dianggap lebih lemah sering kali menjadi ujian mental sebuah tim.

Karena itulah Herdman ingin para pemain tetap menunjukkan rasa hormat kepada setiap lawan.



Tiga Poin Sangat Penting

Kemenangan atas Timor Leste akan membawa Indonesia semakin dekat ke babak semifinal ASEAN Hyundai Cup 2026.

Selain menambah koleksi poin, hasil positif juga akan menjadi modal kepercayaan diri sebelum menghadapi lawan-lawan yang lebih berat pada fase grup.

Sebaliknya, jika kehilangan poin, peluang Garuda untuk finis di posisi atas klasemen bisa menjadi lebih sulit.

Dengan alasan tersebut, Herdman memilih fokus pada performa tim sendiri daripada memikirkan margin kemenangan.



Timor Leste Juga Waspadai Indonesia

Menariknya, rasa hormat tidak hanya datang dari kubu Indonesia.

Pelatih Timor Leste, Jose Pedro, mengaku telah mempelajari permainan Garuda secara mendalam. Ia menilai ancaman Indonesia tidak hanya berasal dari Mitchell Baker, tetapi dari kekuatan kolektif tim yang dinilai memiliki organisasi permainan dan variasi serangan yang berbahaya.

Hal ini menunjukkan bahwa duel di Chonburi bukan sekadar laga formalitas, melainkan pertandingan yang dipersiapkan serius oleh kedua tim.



Kesimpulan

Peringatan John Herdman menjadi sinyal bahwa Timnas Indonesia tidak boleh terlena dengan kemenangan besar atas Kamboja. Meski statistik dan kualitas pemain lebih berpihak kepada Garuda, perkembangan Timor Leste selama turnamen membuat pertandingan ini tetap layak diwaspadai.

Jika Indonesia mampu menjaga disiplin, mengontrol tempo permainan, dan tampil efektif di depan gawang, peluang meraih tiga poin tetap terbuka lebar. Namun, seperti yang ditekankan Herdman, fokus utama bukanlah pesta gol, melainkan memastikan kemenangan demi menjaga langkah menuju semifinal ASEAN Hyundai Cup 2026.