Julián Álvarez kembali menjadi pusat perhatian bursa transfer musim panas 2026. Striker Argentina tersebut sebelumnya secara terbuka menyatakan bahwa transfer menjadi pilihan terbaik setelah muncul ketidakpastian mengenai masa depannya di Atlético Madrid. Arsenal dan Barcelona kemudian menjadi dua klub yang paling sering dikaitkan dengan sang penyerang.
Namun, situasinya berubah drastis menjelang penutupan bursa transfer.
Barcelona kini dilaporkan telah menghentikan upaya untuk mendatangkan Álvarez dan mulai mencari alternatif lain. Sementara itu, Atlético Madrid tetap berusaha mempertahankan pemain berusia 26 tahun tersebut di Wanda Metropolitano.
Di tengah situasi tersebut, Arsenal masih menjadi nama yang menarik. Bahkan, sejumlah laporan menyebut Atlético Madrid lebih terbuka melepas Álvarez ke Arsenal daripada Barcelona karena tidak ingin memperkuat rival langsung di LaLiga.
Saga transfer Álvarez bukan sekadar rumor media.
Pada Juni 2026, setelah Argentina menang atas Austria di Piala Dunia, Álvarez memberikan pernyataan yang menjadi awal dari drama transfer musim panas ini.
Sang striker mengatakan bahwa menurutnya transfer merupakan pilihan terbaik bagi semua pihak dan ia ingin mewujudkan impiannya. Pernyataan tersebut menjadi indikasi paling jelas bahwa Álvarez memang mempertimbangkan meninggalkan Atlético Madrid.
Pernyataan itu kemudian memicu spekulasi mengenai klub berikutnya.
Barcelona menjadi salah satu tujuan yang paling sering disebut karena membutuhkan striker baru setelah era Robert Lewandowski memasuki fase akhir. Arsenal juga sudah lama dikaitkan dengan pemain Argentina tersebut karena Mikel Arteta membutuhkan tambahan kualitas di lini depan.
Namun, keinginan pemain dan keputusan klub ternyata berada di dua sisi yang berbeda.
Atlético Madrid sejak awal tidak menunjukkan keinginan untuk menjual salah satu pemain terpenting mereka.
Situasi tersebut semakin jelas setelah Diego Simeone kembali memberikan komentar mengenai masa depan Álvarez. Pelatih Atlético itu menegaskan bahwa jika pemilik klub sudah mengambil keputusan secara tegas, maka tidak banyak lagi yang perlu dibicarakan mengenai masa depan sang pemain.
Simeone juga menekankan bahwa fokusnya adalah aspek olahraga dan memastikan Álvarez berada dalam kondisi terbaik.
Dengan kata lain, dari sudut pandang Atlético Madrid, Álvarez masih merupakan bagian penting dari proyek tim.
Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa transfernya sulit diwujudkan meskipun beberapa klub besar menunjukkan ketertarikan.
Perkembangan paling baru justru datang dari Barcelona.
ESPN melaporkan pada 19 Agustus bahwa Barcelona telah memarkir upaya untuk mendatangkan Julián Álvarez dan mulai mengeksplorasi opsi striker lainnya sebelum bursa transfer ditutup.
Media Spanyol dan Indonesia juga melaporkan bahwa Barcelona mulai mengalihkan perhatian kepada target lain. Salah satu nama yang muncul adalah striker Inter Milan Lautaro Martínez, yang kini disebut sebagai salah satu target utama Barcelona.
Perubahan strategi Barcelona ini menjadi pukulan bagi peluang Álvarez menuju Camp Nou.
Padahal, Barcelona sebelumnya telah menjadikan pemain Argentina tersebut sebagai salah satu target utama untuk memperkuat lini depan.
Dengan Barcelona mulai mundur, persaingan untuk mendapatkan Álvarez otomatis berubah.
Di sinilah Arsenal kembali menjadi sorotan.
The Guardian melaporkan bahwa Álvarez masih ingin bergabung dengan Barcelona, tetapi Atlético Madrid disebut lebih memilih menjualnya kepada Arsenal daripada kepada rival langsung mereka di LaLiga.
Bagi Atlético, menjual pemain bintang kepada Arsenal tentu memiliki konsekuensi yang berbeda dibandingkan melepasnya kepada Barcelona.
Barcelona merupakan rival domestik yang berpotensi menghadapi Atlético beberapa kali setiap musim dalam kompetisi LaLiga maupun Copa del Rey. Karena itu, melepas pemain penting langsung kepada Barcelona bisa dianggap memperkuat salah satu pesaing utama.
Arsenal menawarkan situasi berbeda.
Klub London tersebut memang merupakan salah satu rival Atlético di level Eropa, tetapi bukan pesaing langsung dalam perebutan gelar LaLiga.
Hal ini membuat Arsenal berpotensi menjadi opsi yang lebih dapat diterima oleh Atlético apabila klub Spanyol tersebut akhirnya memutuskan untuk menjual Álvarez.
Ketertarikan Arsenal terhadap Álvarez bukanlah sesuatu yang muncul secara tiba-tiba.
The Gunners sudah dikaitkan dengan sang striker dalam beberapa periode bursa transfer. Álvarez dianggap cocok dengan kebutuhan Arsenal karena mampu bermain sebagai penyerang tengah maupun bergerak lebih bebas di belakang striker.
Kemampuan tersebut membuat Álvarez menarik bagi Mikel Arteta.
Ia bukan hanya seorang finisher, tetapi juga memiliki mobilitas tinggi, kemampuan menghubungkan permainan, serta pengalaman bermain di pertandingan besar.
Pengalamannya bersama Manchester City dan Atlético Madrid juga menjadi nilai tambah.
Bahkan sebelum saga transfer terbaru, Arsenal sudah disebut sebagai salah satu klub yang memantau situasi Álvarez.
Jika Arsenal memang ingin mendatangkan Álvarez, mereka harus menghadapi persoalan terbesar: Atlético Madrid.
Klub Spanyol tersebut telah menunjukkan berkali-kali bahwa mereka tidak mudah dipaksa untuk menjual pemain bintang.
Bahkan pada Juni lalu, Real Madrid secara resmi mengonfirmasi telah mengajukan tawaran €150 juta untuk mendapatkan Álvarez. Tawaran fantastis tersebut ditolak Atlético Madrid.
Penolakan terhadap tawaran sebesar itu menunjukkan betapa tingginya posisi Álvarez dalam proyek Atlético.
Karena itu, Arsenal tidak bisa menganggap bahwa mundurnya Barcelona otomatis membuat transfer menjadi mudah.
Sebaliknya, mereka masih harus meyakinkan Atlético Madrid bahwa melepas Álvarez merupakan keputusan yang menguntungkan klub.
Drama transfer ini semakin menarik setelah Álvarez tidak masuk skuad Atlético Madrid dalam pertandingan pembuka LaLiga melawan Málaga.
Diego Simeone mengatakan Álvarez tidak bermain karena membutuhkan waktu lebih banyak untuk mempersiapkan diri setelah periode pasca-Piala Dunia.
Atlético kemudian tetap memenangkan pertandingan dengan skor 2-0.
Menurut laporan Reuters, absennya Álvarez cukup terasa dalam permainan menyerang Atlético. Lee Kang-in dan Alex Baena menjadi pencetak gol dalam kemenangan tersebut.
Menariknya, Atlético justru memulai musim tanpa salah satu pemain terpenting mereka di lini depan.
Kondisi ini tentu membuat spekulasi mengenai masa depan Álvarez semakin besar.
Namun, absennya sang pemain dari pertandingan tersebut tidak otomatis berarti transfer sedang berlangsung. Simeone sendiri tetap memberikan alasan terkait kesiapan fisik dan persiapan sang pemain.
Inilah pertanyaan terbesar yang akan menentukan perkembangan saga Álvarez dalam beberapa hari mendatang.
Barcelona telah mengurangi fokus mereka kepada Álvarez dan mulai mencari striker lain. Di sisi lain, Arsenal masih dikaitkan dengan pemain tersebut.
Secara teori, kondisi tersebut memberikan keuntungan bagi Arsenal.
Tetapi Arsenal juga harus mempertimbangkan biaya transfer yang sangat besar.
Atlético sebelumnya telah menunjukkan bahwa mereka tidak akan menjual Álvarez dengan harga murah. Bahkan tawaran €150 juta dari Real Madrid saja tidak berhasil mengubah pendirian klub.
Karena itu, jika Arsenal benar-benar ingin membawa Álvarez ke Emirates Stadium, mereka kemungkinan harus mengeluarkan dana yang sangat besar.
Dari sisi taktik, Álvarez bisa menjadi tambahan yang sangat menarik bagi Arsenal.
Pemain Argentina tersebut memiliki karakter penyerang modern. Ia bisa menjadi ujung tombak, tetapi juga dapat turun untuk membantu membangun serangan.
Kemampuan pressing dan pergerakannya juga sesuai dengan gaya sepak bola intens yang biasa diterapkan Arteta.
Selain itu, Álvarez memiliki pengalaman memenangkan trofi di level tertinggi.
Ia pernah menjadi bagian dari skuad Manchester City yang meraih berbagai gelar dan juga menjadi pemain penting Argentina di level internasional.
Pengalaman tersebut dapat menjadi aset berharga bagi Arsenal yang sedang berusaha mempertahankan status sebagai salah satu kekuatan utama Inggris.
Sementara itu, Barcelona kini harus mencari alternatif.
Lautaro Martínez menjadi salah satu nama yang paling menonjol setelah upaya mendatangkan Álvarez mengalami kebuntuan. Barcelona membutuhkan striker baru dan Lautaro memiliki profil yang cukup dekat dengan kebutuhan tersebut.
Jika Barcelona benar-benar menyelesaikan transfer Lautaro, maka salah satu pesaing utama Arsenal dalam saga Álvarez praktis akan keluar dari perlombaan.
Namun, bukan berarti transfer Álvarez ke Arsenal otomatis akan terjadi.
Atlético Madrid masih memegang kendali.
Dengan kondisi terbaru, ada beberapa kemungkinan yang dapat terjadi sebelum bursa transfer musim panas 2026 ditutup.
Skenario pertama: Álvarez bertahan di Atlético Madrid.
Ini merupakan kemungkinan yang sangat realistis karena klub telah berkali-kali menegaskan keinginannya mempertahankan sang striker.
Skenario kedua: Arsenal mengajukan tawaran besar.
Jika Arsenal benar-benar serius, situasi bisa berubah apabila mereka memberikan proposal yang dianggap cukup menarik oleh Atlético.
Skenario ketiga: Álvarez tetap ingin pergi tetapi transfer tidak terjadi.
Pemain dapat menginginkan kepindahan, tetapi keputusan akhir tetap melibatkan klub pemilik kontrak.
Skenario keempat: Atlético membuka pintu untuk Arsenal.
Ini menjadi salah satu skenario paling menarik karena laporan The Guardian menyebut Atlético lebih memilih Álvarez pergi ke Arsenal daripada Barcelona.
Saga transfer Julián Álvarez masih jauh dari selesai.
Striker Argentina itu memang pernah secara terbuka menyatakan bahwa transfer bisa menjadi pilihan terbaik bagi semua pihak. Arsenal dan Barcelona kemudian menjadi dua klub yang paling sering dikaitkan dengannya.
Namun, perkembangan terbaru membuat peta persaingan berubah.
Barcelona kini telah memarkir upayanya untuk mendapatkan Álvarez dan mulai mencari alternatif seperti Lautaro Martínez.
Sementara itu, Atlético Madrid tetap menunjukkan keinginan untuk mempertahankan sang striker. Diego Simeone bahkan mengatakan dirinya percaya Álvarez masih akan menjadi pemain Atlético ketika bursa transfer berakhir.
Di tengah situasi tersebut, Arsenal masih menjadi salah satu klub yang berpeluang memanfaatkan keadaan. Terlebih, laporan The Guardian menyebut Atlético lebih memilih menjual Álvarez kepada Arsenal dibandingkan Barcelona.
Jadi, untuk saat ini, judul yang paling akurat bukanlah "Álvarez segera ke Arsenal", melainkan:
Julián Álvarez ingin meninggalkan Atlético Madrid, tetapi belum ada kesepakatan transfer dengan Arsenal.
Bursa transfer musim panas masih menyisakan drama. Dengan jendela transfer yang belum ditutup, perkembangan terbaru dari Arsenal, Atlético Madrid, dan kubu Álvarez masih sangat mungkin mengubah cerita dalam beberapa hari ke depan.
Sudah lebih dari 1 juta penggemar bola memakai aplikasi ini!
shop