Paris Saint-Germain berhasil memastikan tempat di final UEFA Champions League 2026 setelah menahan imbang Bayern Munchen 1-1 pada leg kedua semifinal di Allianz Arena. Hasil ini membuat PSG unggul agregat 6-5 dan melaju ke final untuk musim kedua secara beruntun. Laga berlangsung penuh tensi sejak menit awal. PSG langsung mengejutkan tuan rumah lewat gol cepat Ousmane Dembélé pada menit ke-3 setelah memanfaatkan serangan balik cepat. Gol tersebut membuat Bayern harus mengejar dua gol untuk lolos.
Bayern kemudian tampil sangat agresif sepanjang pertandingan. Pasukan Vincent Kompany mendominasi penguasaan bola dan terus menekan pertahanan PSG. Namun lini belakang PSG tampil jauh lebih disiplin dibanding leg pertama yang berakhir 5-4.
Harry Kane akhirnya mencetak gol penyama pada masa injury time, tetapi itu terlambat untuk mengubah keadaan. Skor 1-1 bertahan hingga akhir dan PSG resmi melaju ke final.
| Statistik | Bayern Munchen | PSG |
|---|---|---|
| Skor | 1 | 1 |
| Agregat | 5 | 6 |
| Penguasaan bola | ±61% | ±39% |
| Tembakan | 15 | 8 |
| Shot on target | 7 | 4 |
| Gol | Harry Kane | Ousmane Dembélé |
Bayern lebih dominan, tetapi PSG jauh lebih efektif dan disiplin dalam bertahan.
Berbeda dengan leg pertama yang berlangsung liar dan penuh gol, PSG tampil lebih matang di leg kedua. Luis Enrique memilih pendekatan lebih pragmatis:
Strategi itu berhasil membuat Bayern kesulitan menciptakan peluang bersih meski mendominasi bola. Kiper PSG juga tampil luar biasa dengan beberapa penyelamatan penting.
Pelatih Luis Enrique bahkan menyebut PSG saat ini sebagai “tim terbaik Eropa” setelah berhasil menyingkirkan Bayern.
Peluit akhir langsung disambut selebrasi besar para pemain PSG di Allianz Arena. Para pemain berpelukan di lapangan, sementara suporter PSG yang hadir di Jerman merayakan keberhasilan luar biasa tersebut.
Keberhasilan ini terasa spesial karena PSG:
PSG juga kini menjadi klub Prancis pertama yang mencapai tiga final Liga Champions.
Dua pemain paling menonjol dalam semifinal ini adalah:
Keduanya terus merepotkan pertahanan Bayern lewat kecepatan dan transisi cepat. Dembélé menjadi penentu lewat gol cepatnya, sementara Kvaratskhelia tampil impresif sepanjang laga.
PSG kini akan menghadapi Arsenal di final Liga Champions 2026 yang digelar di Budapest pada 30 Mei mendatang. Arsenal sebelumnya menyingkirkan Atletico Madrid dengan agregat 2-1.
Final ini diprediksi menjadi salah satu yang paling menarik dalam beberapa tahun terakhir:
PSG menunjukkan bahwa mereka bukan hanya kuat menyerang, tetapi juga mampu bertahan dengan disiplin saat dibutuhkan.
Setelah drama 9 gol di leg pertama, PSG berhasil tampil lebih dewasa di Munich dan mengamankan tiket final dengan mental juara.
Kini, Les Parisiens tinggal selangkah lagi untuk kembali menguasai Eropa.
Sudah lebih dari 1 juta penggemar bola memakai aplikasi ini!
shop